Strategi Penting dalam Judi Poker: Taktik Isolasi

Tidak ada ketetapan sederhana untuk menjadi pemenang dalam judi poker. Tetapi ada beberapa gerakan poker sederhana, mudah dieksekusi dan dapat mengubah permainan anda menjadi lebih menguntungkan.

Dengan menyesuaikan taktik ini, anda akan memiliki lebih banyak strategi untuk digunakan saat bermain poker. Anda bisa lebih memahami tentang lawan anda dan cara memanipulasi mereka, yang secara langsung akan menambah saldo di akun anda.

Di halaman sebelumnya, kami telah menulis tentang taktik limp re-raise, yaitu gerakan yang bisa menjebak lawan anda untuk memberikan keuntungan anda sendiri.

Kali ini, kita akan menjelajahi tentang taktik isolasi, yaitu gerakan yang dapat mempersempit bidang saat anda bermain, sehingga meningkatkan peluang anda untuk memenangkan pot.

Cara Menjalankan Taktik Isolasi dalam Judi Poker

Dalam situasi tertentu, anda tidak boleh memainkan pot multi-babak sehingga dengan mengisolasi satu pemain khusus, anda dapat memberi diri anda kesempatan lebih baik untuk membuat kartu terbaik atau menggunakan posisi untuk memenangkan pot di babak post-flop.

Meskipun ada beberapa alasan berbeda untuk menjalankan taktik isolasi, tetapi mekanika dasarnya tetap sama. Taktik isolasi adalah menaikkan kembali taruhan yang sudah dinaikkan oleh pemain pembuka untuk mendorong pemain lain di meja keluar dari pot, sehingga mengisolasi hanya pemain yang ingin anda mainkan.

Dengan mendorong sisa pemain di meja, anda akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memenangkan pot dengan membuat kombinasi terbaik dengan showdown atau anda dapat menggunakan posisi untuk memenangkan pot setelah tahap flop.

Cara Mengisolasi dengan Cara yang Benar

Karena ada beberapa alasan berbeda untuk menggunakan taktik isolasi, maka sangat penting untuk memahami situasinya, lawan anda dan mengapa anda mencoba mengisolasinya.

Konsep dasar di balik taktik isolasi berkaitan dengan mengurangi variabel di permainan itu sebanyak mungkin sehingga anda lebih mampu mengendalikan hasilnya.

Semakin banyak pemain dalam sesi permainan itu, semakin besar kemungkinan seseorang akan akan menciptakan kombinasi bagus di flop.

Dengan mengisolasi hanya satu pemain, anda dapat mengendalikan permainan itu dan meningkatkan peluang anda memenangkan pot.

Mengisolasi Shortstacks (Pemain dengan Chip yang Sedikit)

Taktik isolasi paling dasar digunakan dalam turnamen ketika salah satu lawan anda memiliki chip yang sangat rendah dan putus asa untuk menggandakan atau mengambil blinds dan ante.

Bayangkan anda berada di posisi tombol dealer dan pemain dalam posisi cut-off memiliki chip yang sangat sedikit (katakan 6 kali lipat dari big blind). Semua pemain memilih fold dan si pemain cut-off melakukan all-in.

Anda tahu bahwa pemain ini kompeten dan bukan orang yang membiarkan dirinya tersingkir dari turnamen. Anda tahu pemain ini bersedia mengambil risiko dengan kartu marjinal untuk mengambil blinds dan ante.

Anda melihat kartu anda A-J dan sekarang harus memutuskan bagaimana untuk melanjutkan. Jika anda hanya memilih call, maka blind  akan memiliki peluang pot yang sangat baik untuk mengikuti taruhan dengan kartu marjinal (misalnya big blind harus call sebanyak kali dari big blinds untuk kesempatan memenangkan pot 20 big blinds).

Dan seperti yang kami katakan sebelumnya, semakin banyak pemain di pot, semakin sulit bagi anda untuk memiliki hasil terbaik saat showdown. Singkatnya, katakanlah si pemain di posisi cut-off memiliki K-Q dan big blind memiliki 5-6 yang sejenis.

Dalam pot melawan cut-off, anda memiliki peluang sekitar 60 persen untuk membuat yang terbaik di tahap river. Namun, jika pemain di posisi big blind memasuki pot, peluang anda untuk menunjukkan kartu terbaik menjadi 35 persen.

Dengan bertaruh tiga kali daripada hanya memilih call, anda memberikan harga yang besar bagi big blind untuk bermain dengan kartu spekulatif, memungkinkan anda untuk berhadapan langsung dengan si pemain cut-off yang mendorong dengan jangkauan yang sangat luas.

Mengisolasi Maniak (Pemain yang Sangat Agresif)

Dalam contoh sebelumnya kita menggunakan taktik isolasi untuk meningkatkan peluang menunjukkan yang terbaik. Tetapi taktik yang sama dapat digunakan untuk mengisolasi pemain yang terlalu agresif dan memungkinkan anda menggunakan posisi untuk memenangkan pot setelah tahap flop.

Bayangkan anda bermain di meja $1/$2 dan pemain di sebelah kanan anda menaikkan taruhan dengan banyak kartu dan umumnya bermain sangat longgar. Anda tahu dia tidak mungkin memiliki kartu premium setiap kali dia menaikkan taruhan dan karena anda memiliki posisi, anda dapat menggunakan gaya agresifnya untuk melawannya.

Di kesempatan selanjutnya saat dia menaikkan taruhan, dan anda memiliki kartu pasangan empat. Mungkin tergoda untuk hanya memilih call dan mencoba menjatuhkan satu set three of a kind, tetapi karena anda hanya akan menciptakan satu set dalam delapan kali, sebagian besar waktu anda akan dipaksa untuk fold ke taruhan lanjutan pemain yang agresif tersebut.

Masalah lain adalah bahwa jika anda hanya memilih call, hal itu akan menyeret pemain lain ke pot di belakang anda yang akan memiliki peluang pot yang tepat untuk call dengan pasangan kartu lainnya, yang terhubung dengan baik, dan kartu spekulatif lainnya.

Dengan bertaruh tiga kali lipat, anda akan mendorong pemain yang sama keluar dari putaran itu dan memungkinkan anda untuk menghadapi pemain yang bermain di luar posisi dan memainkan berbagai kartu.

Dua kartu yang tidak berpasangan akan melewatkan flop sebanyak dua atau tiga kali yang berarti sebagian besar waktu lawan anda akan dipaksa untuk fold ketika anda melanjutkan taruhan di tahap flop.